Temon Kulon, Kulon Progo – Jumat (15/8/2025), Dalam upaya menekan angka stunting, Puskesmas Temon I menyelenggarakan kegiatan edukasi gizi di Balai Kalurahan Temon Kulon. Acara yang menghadirkan Siti Fatimah Nuraini dari bagian gizi Puskesmas Temon I ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting, yaitu kondisi perawakan pendek akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang. Siti Fatimah menegaskan bahwa pencegahan paling efektif dimulai dari masa sebelum kehamilan dan berlanjut selama 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Siti Fatimah memaparkan bahwa pemenuhan gizi seimbang adalah kunci utama. Makanan yang dikonsumsi idealnya memenuhi tiga fungsi utama (Triguna Makanan), yaitu sebagai sumber tenaga (karbohidrat, lemak), sumber pengatur (vitamin, mineral), dan sumber pembangun (protein). Ia menekankan bahwa nutrisi selama kehamilan sangat krusial karena gangguan pertumbuhan janin merupakan salah satu penyebab terbesar stunting. Oleh karena itu, pemeriksaan kehamilan rutin sangat dianjurkan untuk deteksi dini dan penanganan masalah pertumbuhan janin.
Kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi demo masak Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) untuk memberikan contoh praktis bagi para ibu. Sesi ini sejalan dengan rekomendasi WHO 2023 yang menekankan pentingnya keragaman pangan, terutama konsumsi protein hewani setiap hari untuk bayi usia 6-23 bulan. Di akhir sesi, Siti Fatimah menyoroti pentingnya peran orang tua sebagai teladan dalam membentuk pola makan anak yang sehat. Ia berpesan agar orang tua tetap sabar dan konsisten dalam mengenalkan makanan bergizi untuk membangun kebiasaan baik sejak dini.