Rembug Stunting di Tengah Pandemi Covid-19

Administrator | 20 Juni 2020 11:46:44 | Berita Desa | 11 Kali

Jumat, (19/6/2020) Masih dalam suasana Pandemi Covid-19 Pemerintah Kalurahan Temon Kulon menggelar rembug  Stunting dalam rangka penyusunan RKPKal tahun 2021 bertempat di gedung pertemuan Balai Kalurahan Temon Kulon dengan tidak lupa menjalankan protokol kesehatan.

Rembuk stunting ini dihadiri oleh perwakilan dari Kapanewon Temon, Pamong Kalurahan Temon Kulon, Kepala Puskesmas Temon 1, kader-kader posyandu, Perwakilan PKK, Kader Pembangunan Manusia (KPM), tendik PAUD serta pendamping Desa.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh kembang pada anak balita, akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1000 Hari Pertama Kehiupan. Secara fisik, kondisi stunting dapat dilihat dari pertumbuhan tinggi badan per umur yang tidak sesuai dengan standar pertumbuhan yang seharusnya.

Akibat terburuk nya adalah perkembangan dan pertumbuhan otak anak, sehingga kecerdasan anak tidak maksimal yang tentu saja akan menimbulkan masalah secara sosial yang bisa memepengaruhi masa depan serta produktivitas anak tersebut.

Dalam sambutanya sekaligus membuka acara ini Lurah Temon Kulon menyampaikan “Rembuk stunting ini sendiri sudah merupakan aksi kedua yang dilakukan di Kalurahan Temon Kulon dimana pada aksi pertama telah menyepakati program-program yang di fokuskan dalam penanggulangan stunting sampai pada pendanaannya dan rembug stunting ini sekaligus sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap permasalahan stunting dan ini juga sebagai syarat untuk pencairannya Dana Desa”, Jelas Ari Sasongko Putro R

Dalam kesempatan ini Kepala Puskesmas Temon 1 dr. Rina Nuryati, MPH juga memaparkan kondisi yang ada di Kalurahan Temon Kulon, meskipun tergolong angka Stunting di Temon Kulon cukup rendah dari 80 balita terdapat 4 balita stunting atau 4,4%. 

Lebih lanjut ia mengatakan, kondisi Pandemik yang mensyaratkan masyarakat lebih perhatian terhadap kesehatan dapat dimanfaatkan untuk mensosialisasikan protokol kesehatan termasuk di dalamnya menjalankan pola hidup bersih dan sehat(PHBS).

“PHBS salah satu indikator kesehatan program secara masif disosialisasikan lintas sektor. Kita sedang menggaungkan cuci tangan pakai sabun, makan makanan bergizi, sayur dan buah diutamakan, olahraga teratur dan kawasan bebas asap rokok,” tutur Kepala Puskesmas Temon 1.

Dalam acara inti rembug stunting yang di pimpin oleh Kamitua Kalurahan Temon Kulon, dengan musyawarah dan mendengarkan  masukan-masukan dari beberapa unsur maupun dukuh-dukuh. Adapun hasil kegiatan utama dalam rembuk stunting di Kalurahan ini, meliputi: 

1). pembahasan usulan program/kegiatan intervensi gizi spesifik dan sensitif.

2). pembahasan dan penyepakatan prioritas usulan program/kegiatan intervensi gizi spesifik dan sensitif.

 Kesepakatan hasil rembuk stunting di Kalurahan dituangkan dalam Berita Acara yang ditandatangani oleh perwakilan peserta rembug stunting, dan pemerintah Kalurahan.

Selanjutnya usulan program/kegiatan dalam mendukung konvergensi pencegahan stunting yang dihasilkan dalam rembug stunting dibawa dan dikawal oleh 3 perwakilan dalam rembug stunting ini untuk di usulkan dalam kegiatan perencanaan Kalurahan melalui musyawarah Kalurahan dan musrenbangkal untuk menentukan prioritas program/kegiatan yang akan mendapatkan penganggaran dari APBDes di tahun berikutnya.

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)

Nama
No. HP
Alamat e-mail
Komentar
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 

Wilayah Desa

Aparatur Desa

Layanan Mandiri


Silakan datang atau hubungi operator desa untuk mendapatkan kode PIN anda.

Masukan NIK dan PIN

Sinergi Program

Agenda

Belum ada agenda

Komentar Terkini

Info Media Sosial

Lokasi Kantor Desa


Alamat : Kedungbanteng, Temon Kulon, Temon, Kulon Progo
Desa : Temon Kulon
Kecamatan : TEMON
Kabupaten : KULON PROGO
Kodepos : 55654
Telepon :
Email :

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung